Tuesday, January 29, 2019
Saturday, January 13, 2018
Seruling Samudera Dari Pesisir Selatan Pulau Jawa
Pagi ini saya mendapat kesempatan berkunjung ke tempat lahirnya salah satu pemimpin negeri ini. Ya benar, Pacitan. Pacitan merupakan kota kelahiran Presiden ke 6 RI. Disinilah beliau menghabiskan masa remajanya mengejar cita-cita. Ada banyak pilihan objek wisata terutama wisata bahari dan goa. Kaki saya diajak menapakkan di salah satu pantai di Kecamatan Donorojo. Pantai Klayar namanya, dikenal dengan batu tinggi menjulang keatas dan pasir putih. Tiupan angin mengantarkan saya ke atas bebatuan. Tak lama kemudian kami dikagetkan suara suling yang cukup keras.
| Pantai Klayar |
Hati penasaran, darimana suara itu berasal. Rasa penasaran bertambah dengan adanya suara gelombang dan diakhiri dengan suara seruling. Lantas saya beranikan menapakkan kaki kebelakang bebatuan. Ternyata suara seruling dihasilkan dari batu itu sendiri. Alurnya hempasan ombak yang kencang masuk ke celah kecil batu, sehingga menimbulkan suara khalayak tiupan seruling. Pengalaman yang tak bisa dilupakan bertapak di Pacitan. Mulai dari masyarakatnya, budayanya, dan wisatanya.
Saturday, October 7, 2017
Friday, August 25, 2017
Saturday, June 3, 2017
TETES DARAH | EDISI KHUSUS MEMPERINGATI HARI PAHLAWAN 10 NOVEMBER
TETES DARAH
Pagi hitungan detik
Rintihan tangisan saling menyahut
Menahan beban rasa sakit
Pemuda berhamburan keluar
Membawa sebilah bambu
Beradu dengan peluru yang menyebar
Meski nyawa menjadi taruhanmu
Teriakan terdengar lantang
Teriakan merdeka ada dimana-mana
Tak mengenal akan dikenal pahlawan
Terpenting tulisan merdeka ada ditanah Indonesia
Doa kami esok pagi
Rambut pirang hengkang dari tanah ini
Tak peduli hidup atau mati
Asalkan negeri kami merdeka sampai anak cucu kita nanti
Doa kami terjawab tuhan
Penjajah pergi dari tanah ini
Meski banyak darah berceceran
Sang saka berkibar di atas tiang menjulang ke angkasa tinggi
Tahun penulisan : 12 November 2016
Tahun publikasi : 12 November 2016
Media & Hak Cipta : Harimediaku
Penulis : Hari Susilo
Edisi terbit : 11
Membawa sebilah bambu
Beradu dengan peluru yang menyebar
Meski nyawa menjadi taruhanmu
Teriakan terdengar lantang
Teriakan merdeka ada dimana-mana
Tak mengenal akan dikenal pahlawan
Terpenting tulisan merdeka ada ditanah Indonesia
Doa kami esok pagi
Rambut pirang hengkang dari tanah ini
Tak peduli hidup atau mati
Asalkan negeri kami merdeka sampai anak cucu kita nanti
Doa kami terjawab tuhan
Penjajah pergi dari tanah ini
Meski banyak darah berceceran
Sang saka berkibar di atas tiang menjulang ke angkasa tinggi
Tahun penulisan : 12 November 2016
Tahun publikasi : 12 November 2016
Media & Hak Cipta : Harimediaku
Penulis : Hari Susilo
Edisi terbit : 11
Tanggal 10 November Bangsa Indonesia merayakan Hari
Pahlawan Nasional untuk mengenang, menghargai, dan menghormati jasa
pahlawan yang telah gugur didalam medan pertempuran. Syair Bait Cerita Harimediaku mengucapkan selamat Hari Pahlawan Nasional. Untuk mengenang kami menulis puisi dengan judul setetes darah.
Monday, November 7, 2016
TOSERBA BAWAH LAUT | EDISI 10 | HARI SUSILO
Selamat sore menjelang petang sahabat pena Harimediaku dimanapun berada. Seperti biasa pukul 18.00 wib malam minggu kami menemani anda dengan tulisan syair. Kita bahas sore ini tentang laut, saat ini kondisi laut di sekeliling sangat memperihatinkan dengan adanya sampah. Mari kita jaga laut kita dengan tidak membuang sampah disungai/dilaut.
TOSERBA BAWAH LAUT
Terik panas menghantam bumi
Diteduhkan birunya awan
Menghantarkan hangatnya sinar matahari
Menghangatkan kehidupan di darat dan lautan
Jauh dari ramainya daratan
Ada secuil kisah dilautan
Kehidupan dari berbagai spesies biota laut
Menginginkan surutnya air laut
Kami ingin berbagi cerita kepada manusia
Dimana hidup kami awalnya indah
Air yang jernih, bebas berenang kemana saja
Berubah menjadi kehidupan yang gundah
Hentakan keras jatuh diatas air
Kami gugup, apakah kiriman tuhan?
Kiriman untuk keberkahan
Atau bencana alam?
Ternyata kiriman dari penghuni daratan
Siapa dia, beraninya mengirimkan benda
Yang tak ada gunanya jika dilautan
Penghuni daratan itu adalah manusia
Mereka dengan tenang melemparkan
Benda benda karatan dan berbau
Ditengah birunya air lautan
Mematikan banyak kehidupan
Kini kami berdampingan
Dengan berbagai peralatan
Ada mobil, kasur, kosmetik, dan peralatan bangunan
Semua jadi satu seperti kios pertokoan
Tahun penulisan : 05 November 2016
Tahun publikasi : 05 November 2016
Edisi terbit : 10
Lowongan Pekerjaan Area Kabupaten Pacitan 2016
Lowongan Pekerjaan
Usaha home industri UD Tunas Berkah sapu lidi milik Bapak Agus Setiosotengah berkembang bisnisnya kini membuka lowongan pekerjaan untuk masyarakat Desa Tambakrejo Kabupaten Pacitan Jawa Timur dan sekitarnya untuk bergabung menjadi bagian dari kami.
Usaha home industri UD Tunas Berkah sapu lidi milik Bapak Agus Setiosotengah berkembang bisnisnya kini membuka lowongan pekerjaan untuk masyarakat Desa Tambakrejo Kabupaten Pacitan Jawa Timur dan sekitarnya untuk bergabung menjadi bagian dari kami.
KUALIFIKASI
Tidak mengenal batasan usia yang penting ada kemauan untuk bekerja secara tim maupun individual. Untuk yang berminat bisa langsung datang di rumah Bapak Agus Setioso depan masjid besar Tambaan Desa Tambakrejo Kabupaten Pacitan Jawa Timur,
Saturday, October 29, 2016
CEMARA | EDISI 9 | HARI SUSILO
C E M A R A ( CERITA MENGURAS RASA)
Hari Susilo
Sore menjelang petangAku jalan menelusuri pekatnya jalan
Ditengah kendaraan berlalu lalang
Dibawah terangnya sinar rembulan
Langkah demi langkah
Kata demi kata
Menjatuhkan rasa tidak lah mudah
Takut akan kegagalan kesekalian kalinya
Bukannya tidak mau mengungkapkan rasa
Menjalani pendekatan dan pengenalan
Mengisi hati dengan suara
Meriangkan nada ceria dihati kesunyian
Biarkan kisah ini berjalan
Mengalir seperti laut dan nelayan
Terbawa ombak sampai di tepi lautan
Menunggu waktu mengungkapkan perasaan yang lama tersimpan
Tahun penulisan : 29 Oktober 2016
Tahun publikasi :29 Oktober 2016
Media & Hak Cipta : Harimediaku
Penulis : Hari Susilo
Edisi terbit : 9
Saturday, October 22, 2016
DUA NAFAS | EDISI 8 | HARI SUSILO
D U A N A F A S
Penulis : Hari Susilo
Hujan jatuh dari atas langit
Butiran air mengalir diatas gunung
Menyisakan sisa bekas sakit
Membekas diingatan kening
![]() |
| HARIMEDIAKU | 2016 |
Hati ingin menangis
Sekuat tenaga aku tahan
Teringat sentuhan tanganmu dipelipis
Dan berkata, perasaanmu akan kujaga dengan kesetiaan
Ucapanmu semakin hari terasa hambar
Sikapmu mulai bergoyah seperti daun kelapa
Berayun-ayun mengikuti semilir angin
Seperti insan yang hilang pendirian
Desak nafas mulai mengurai
Mendengar kalimat untaian perpisahan
Menghentikan alunan darah yang beredar
Disepanjang detak jantung kehidupan
Rasa telah pergi, nafas telah berhenti
Dua nafas yang berdampingan memaksa hidup sendirian
Ditengah derasnya ujian, cobaan dari tuhan
Hati mulai merekah mengingat pesan kalimatmu, kebahagiaan akan datang pada waktunya disaat kita di pelaminan
Tahun penulisan : 02 September 2016
Tahun publikasi :22 Oktober 2016
Media & Hak Cipta : Harimediaku
Penulis : Hari Susilo
Edisi terbit : 8
Saturday, October 15, 2016
TRIWULAN | EDISI 7 | HARI SUSILO
TRIWULAN
Hari Susilo
Panas menghentak dingin
![]() |
| HARIMEDIAKU |
Rintihan suara nyiang batin
Membekukan hati yang keras
Sebulan telah berlalu
Perih hati masih membekas
Rasa lara membelenggu
Asmara yang kembali mengandas
Masa malam datang kembali
Merenung dibawah sinarnya bintang
Terutas satu kata hati
Yakinlah suatu mimpi dia akan berpulang
Utas untaian mimpi datang
Kau menemuiku di indahnya malam
Dihari kamis menjelang jumat kemudian
Memegang erat tangan seperti juli silam
Mentari muncul mengusik tidur indahku
Seakan tubuh tidak mau terbangun
Ingin tinggal di mimpi kahyangan asalkan bersamamu
Daripada didunia nyata kita saling berjauhan
Tak ingin lama lama berlarut dalam keelokan bunga mimpi
Aku bergegas bangun dan berharap ini bukan semata khayalan
Hentakan langkah terhenti pada kalender bulan
Bulan oktober hampir melalui masanya nanti
Bulan Juli sudah tertutup 3 bulan lainnya
Menutup kisah selam dengan sejuta kenelangsaan
3 bulan akan menjadi sebuah kenangan pelajaran
Jangan mudah terlena pada 1orang, tetapi dengan satu penjelasan
Tahun penulisan : 15 Oktober 2016
Tahun publikasi :15 Oktober 2016
Media & Hak Cipta : Harimediaku
Penulis : Hari Susilo
Edisi terbit : 7
Saturday, October 8, 2016
SENYUM KALBU | PUISI EDISI 6 | HARI SUSILO
SENYUM KALBU
Air jatuh dibawah awanRintihan rindu menyayat rindu
Tanpa sadar insan berjalan dibawah guyuran hujan
Memikul berat rasa rindu di manisnya senyum manismu
Angin berhembus di senja petang
Dingin pun tak terasa tajam
Rasa sakit sekilas hilang
Mendengar rangkaian kata sayang
Genggaman jari mungil tanganmu
Bagaikan beton ditengah laut
Tak akan goyang diterjang laut biru
Seperti kuatnya tali tambang yang baru dirajut
Indahnya rasa ini
Bila dua sedjoli saling mengerti
Tak ada selingan mendustai
Melainkan kepercyaan hati
Namun itu hanya sebuah tulisan
Diawal memegang keseriusan
Didalam perjalan perlahan mulai menghilang
Akhirnya memutuskan hubungan tanpa alasan
Tanpa memikirkan perasaan
Meninggalkan bunga jiwa yang kau tanam
Sedikit demi sedikit kau siram
Dengan penuh kesetiaan
Ketahuilah tidak mudah membuang perasaan
Benih yang kau tanam tidak langsung mati
Butuh proses panjang mematikan rasa dan kenangan
Sampai kita berlainan hati, beda pasangan di janji suci
Impressium : Puisi Senyum Kalbu puisi ke 6 yang menggambarkan 2 pasangan merajut asmara di waktu muda. Sayangnya umur hubungan mereka tidak bertahan lama, meski berat hati mereka melepas ikatan dan memulai hidup baru. Meski berat tetap dijalani, hingga akhirnya rasa itu tidak pernah bisa pindah meskipun mereka sudah memiliki status masin2 masing.
Tahun penulisan : 08 Oktober 2016
Tahun publikasi :08 Oktober 2016
Media & Hak Cipta : Harimediaku
Penulis : Hari Susilo
Edisi terbit : 6
Saturday, October 1, 2016
SETETES RASA | PUISI EDISI 5 | HARI SUSILO
Hari Selasa pagi
Aku bangun diatas kardus
Melihat air mengalir sunyi
Membasahi tanah yang tandus
Aku bangun diatas kardus
Melihat air mengalir sunyi
Membasahi tanah yang tandus
Setiap tetes air
Menyimpan satu kenangan
Andai pagi ini ada beribu tetes air yang jatuh
Sebanyak itulah kenangan tak bisa kulupakan
Hangatnya kopi tak berasa panas
Mengalahkan hangatnya genggaman tanganmu
Semua auramu datang terpintas
Didasar relung hati pikiranku
Secuil rasa ingin mengungkapkan
Hati tak bisa sejalan
Hanya lelah membuang tenaga
Tanpa menghargai keringat dan dahaga
Kini aku sadar
Aku hanyalah pelipur dari kenanganmu
Disaat kau terpuruk ganasnya asmaramu
Dengan beribu kenangan setahun silam
Sebulan sudah cukup membuat aku merana
Tiap detik merenung didalam kesunyian
Tanpa ada seberkas pelita
Menerangi kisah kelam perjalanan kasmaran
Semoga tuhan memberikan yang terbaik
Untuk diriku dan dirimu
Diperjalanan alunan syair nada rasa
Di penghujung bait arjuna dan sinta
Tahun penulisan : 20 September 2016
Tahun publikasi : 01 Oktober 2016
Media & Hak Cipta : Harimediaku
Penulis : Hari Susilo
Edisi terbit : 5
Menyimpan satu kenangan
Andai pagi ini ada beribu tetes air yang jatuh
Sebanyak itulah kenangan tak bisa kulupakan
Hangatnya kopi tak berasa panas
Mengalahkan hangatnya genggaman tanganmu
Semua auramu datang terpintas
Didasar relung hati pikiranku
Secuil rasa ingin mengungkapkan
Hati tak bisa sejalan
Hanya lelah membuang tenaga
Tanpa menghargai keringat dan dahaga
Kini aku sadar
Aku hanyalah pelipur dari kenanganmu
Disaat kau terpuruk ganasnya asmaramu
Dengan beribu kenangan setahun silam
Sebulan sudah cukup membuat aku merana
Tiap detik merenung didalam kesunyian
Tanpa ada seberkas pelita
Menerangi kisah kelam perjalanan kasmaran
Semoga tuhan memberikan yang terbaik
Untuk diriku dan dirimu
Diperjalanan alunan syair nada rasa
Di penghujung bait arjuna dan sinta
Tahun penulisan : 20 September 2016
Tahun publikasi : 01 Oktober 2016
Media & Hak Cipta : Harimediaku
Penulis : Hari Susilo
Edisi terbit : 5
Saturday, September 24, 2016
SEBERKAS MIMPI | PUISI EDISI 4 | HARI SUSILO
S E B E R K A S M I M P I
Puisi edisi 4
Aku anak desa
Jauh dari hiru binar gaya
Dekat dengan orang tua dan keluarga
Cinta pada alam semesta
Suatu senja aku berdiri
Melihat orang disekitarku
Pulang dari sawah membawa jerami
Betapa berat tulang-tulang besi mencari rejeki
Sekejap aku menengok belakang
Ibu bangun pagi buta
Menyiapkan bekal untuk keluarga tersayang
Sebelum pergi ke pasar mengayuh ontel tua
Lekas ibu pergi
Bapak menyabet cangkul
Ditengah dinginnya pagi
Sementara aku masih tidur mendengkur
Semua telah pergi sebelum terbit mentari
Tanpa lupa meninggalkan sepiring sarapan
Untuk bekal tenaga disekolah ku nanti
Setiap butir nasi terkias doa dan harapan, semoga anaknya menjadi insan yang membanggakan
Cucuran keringat ayah ibu
Bekal semangatku menuntut ilmu
Rasa lelah dan dahaga mereka
Akan kukabulkan cita-cita mereka
Aku rela belajar siang dan malam
Kuliah pagi kerja malam
Semua untuk kelancaran studyku
Beriringan dengan tawa canda sedih lelah dan syahdu
Tiap malam aku berdoa sendu
Tuhan lacarkanlah segala urusanku
Jauhkanlah dari aral marabahayamu
Ijabahilah doa malaikat kecil penjagaku
Puisi ini saya tulis pada pukul 02.00 WIB ditengah hujan deras. Melihat butiran air turun mengingatkan akan perjuangan orang tua membiayai sekolah dari kecil sampai sekarang. Ditengah sibuknya pekerjaan tangan kecil ini mengukir goresan tinta di sobekan kertas berwarna putih kecoklatan. Apa yang saya tulis benar-benar kisah nyata perjalanan saya selama ini. Semoga menjadi inspirasi untuk anak-anak bahwa apabila kita mempunyai sebuah keinginan maka keinginan tersebut akan bisa terlaksana bilamana kita mau menjalani dan memperjuangkannya. Jangan berhenti lantaran ekonomi dan sosial, masih banyak jalan menuju Roma atau Jakarta, asalkan kita mau prihatin dan berjuang.
"DISITU ADA KEMAUAN DISITU ADA JALAN"
Tahun penulisan : 21 September 2016
Tahun publikasi : 24 September 2016
Media & Hak Cipta : Harimediaku
Penulis : Hari Susilo
Edisi terbit : 4
Saturday, September 17, 2016
UJUNG PENCARIAN | PUISI EDISI 3 | HARI SUSILO
UJUNG PENCARIAN
Puisi edisi 3
1 hari 24 jam
Ku menunggu kabar darimu
Tak ada ketukan hati kabar darimu
Hati mulai gelisah
Serpihan ranting berguguran
Seluruh badan mulai basah
Hati menggigil menahan derasnya air hujan
Kubeloki setiap belokan
Mencari jejak kaki
Kaki yang tak seimbang
Meninggalkan kaki yang lara ini
Langkah kaki semakin jauh
Rasa penat menghinggapi alunan tubuh
Tak nampak tanda auramu
Hati ini semakin khawatir dimana dirimu
Cahaya tak menampakkan terangnya
Redup sepoi angin semilir menusuk sehelai baju
Kaki mulai letih, mata menyiratkan layu
Ujung dunia tak mampu mematahkan rasa batinku
Hanya Tuhan jembatan kasihku
Menjaga dan mengasihimu dalam lantunan doaku
Kuharap kau nyaman dan baik baik saja
Dibawah langit lantunan doa
Tahun penulisan : 17 September 2016
Tahun publikasi : 17 September 2016
Media & Hak Cipta : Harimediaku
Penulis : Hari Susilo
Edisi terbit : 3
Sunday, September 11, 2016
MENGENAL HARIMEDIAKU | HARI SUSILO
Sebelumnya terima kasih atas perhatian yang besar masyarakat Indonesia dimanapun anda berada terutama masyarakat Pacitan. Sebelum saya cerita panjang lebar kita lihat dulu sejarah akar batang mulai tumbuh di kalangan masyarakat. Pada tahun 2010 ketika masih duduk dibangku SMP tercetus ide membuat suatu papan info didalam kelas dengan tujuan menyebarluaskan informasi dari sekolah ke teman-teman sekelas. Pada waktu itu hp masih tergolong hp yang mewah dan akses internet yang belum bagus seperti sekarang. Dengan bermodal email dari yahoo saya gabungkan menjadi satu dengan nama Mivec production, meski terdengar tidak asing dikalangan pecinta mobil nama ini saya ambil lantaran modern dan mudah diingat. Setelah lulus dari SMP memasuki bangku SMK inovasi terus dilakukan, salah satunya dengan membuat grup facebook MAS HANDSOMEMISME (sekarang INFO HARIMEDIA INDONESIA). Mulai kepikiran membuat web dan terlintas membuat blog sederhana dengan nama hariprasbharapacitan, nama itulah yang kemudian mencuat dipublik membuat saya terkenal dengan latar belakang Pramuka. Bari dibuat 1 bulan pengunjung mencapai angka 750. Karena disibukkan dengan kegiatan sekolah dan mengajar sempat rehat selama 3 tahun. Pada tahun 2014 tercetus ide membuat Portal HARIMEDIA INDONESIA dengan memuat berita Kepramukaan, teknologi, dan umum. Namun respon pengunjung tidak bersahabat, dalam 1 bulan hanya 10 kali kunjungan. Terpintas dipikiran membuat Portal Group dan mempunyai member, tak butuh waktu lama tercipta blog Desa Tambakrejo Kabupaten Pacitan dan Gerakan Pramuka SMP Negeri 4 Pacitan. Mekanismenya setiap member akan melakukan postingan harus melewati HARIMEDIA INDONESIA GROUP dan baru boleh diposting melalui akun mereka masing masing. Karena keterbatasan area akses internet dimasing-masing area member, dibuat fanspage facebook yang berisi berita ringan. Perhatian dari kalangan masyarakat sangat tinggi, bisa dilihat dari member Desa Tambakrejo Kabupaten Pacitan mencapai 2100 pengunjung kurun waktu 2 bulan, begitupun dengan member lainnya. Melihat antusias pengunjung secarik pikiran untuk mengubah nama grup, karena nama sebelumnya begitu terkesan mengambil nama dari institusi lain. Pada tanggal 09 Juli diganti dengan nama HARIMEDIAKU terkesan lebih ringan dan mudah dikenal. Perlahan tapi pasti pengikut setia tetap stay dan menikmati suguhan info dari member kami. Tidak terasa perubahan dari kurun waktu yang lama menghantarkan Portal Informasi HARIMEDIAKU bisa diterima masyarakat luas. Detik ini angka perjalanan sudah 6 tahun, Saya Hari Susilo (Pembuat Portal) mengucapkan terima kasih atas perhatian dan apresiasi sahabat HARIMEDIAKU dimanapun anda berada.
Berikut karya HARIMEDIAKU
Saturday, September 10, 2016
SENJA DI KESUNYIAN | PUISI EDISI 2 | HARI SUSILO
----------------------------S E N J A D I K E S U N Y I A N-----------------------
Puisi edisi 2
Bila senja telah tiba
Hatiku diam dan termenung
Menatap langit sore bergantikan bintang
Mengenang kenangan bersama orang tersayang
Senyum sang rembulan
Di tengah pekatnya awan hitam
Dengan menadahkan kedua tangan
Titip rindu dan sayang kepada bidadari kayangan
Termenung di bawah kehampaan
Ditemani semilir angin kerinduan
Menyisik hati yang rindu akan kehangatan
Kasih sayang dan perhatian disetiap waktu menjelang tidur malam
Kini semua telah menjadi batu
Tak ada sapaa dan hirau biru
Angin berhembus semakin kencang
Menambah kenestapaan perjalanan kasmaran
Malam mulai memikat rembulan
Hanya bintang yang ada di kegelapan
Sama seperti direlung hati yang terdalam
Berdiri tegar dalam kesunyian
Tahun penulisan : 10 September 2016
Tahun publikasi : 10 September 2016
Media & Hak Cipta : Harimediaku
Penulis : Hari Susilo
Edisi terbit : 2
Puisi edisi 2
Bila senja telah tiba
Hatiku diam dan termenung
Menatap langit sore bergantikan bintang
Mengenang kenangan bersama orang tersayang
![]() |
| Hari Susilo | HARIMEDIAKU |
Senyum sang rembulan
Di tengah pekatnya awan hitam
Dengan menadahkan kedua tangan
Titip rindu dan sayang kepada bidadari kayangan
Termenung di bawah kehampaan
Ditemani semilir angin kerinduan
Menyisik hati yang rindu akan kehangatan
Kasih sayang dan perhatian disetiap waktu menjelang tidur malam
Kini semua telah menjadi batu
Tak ada sapaa dan hirau biru
Angin berhembus semakin kencang
Menambah kenestapaan perjalanan kasmaran
Malam mulai memikat rembulan
Hanya bintang yang ada di kegelapan
Sama seperti direlung hati yang terdalam
Berdiri tegar dalam kesunyian
Tahun penulisan : 10 September 2016
Tahun publikasi : 10 September 2016
Media & Hak Cipta : Harimediaku
Penulis : Hari Susilo
Edisi terbit : 2
Ulasan : Puisi yang berjudul Senja di Kesunyian menggambarkan perasaan seseorang yang sedih tanpa ditemani seseorang dicintai. Hari demi hari dilalui dengan rasa sunyi dan hampa direlung isian hati, meskipun berat dengan sekuat hati dia tetap tegar dan kuat melaluinya dengan barisan doa.
Friday, September 9, 2016
PENYESALAN | PUISI EDISI 1 | HARI SUSILO
-------------------------------------------P E N Y E S A L A N------------------------------------------
Dulu aku menyakitimu
Setiap jumpa menghindarimu
Ingin menduakanmu
Dan Mencampakanmu
Padahal dulu
Aku sangat menyayangimu
Sampai ku mengejar-ngejar dirimu
Untuk menerima cintaku
Sekarang aku baru sadar
Bahwa perbuatanku
Tlah menyakiti hatimu
Dan mencederai batinmu
Sekarang kau ada dimana
Ku akan mencarimu
Sampai ku menemukanmu
Untuk mengatakan iam sorry and i love you
Tahun penulisan : 22 Maret 2010
Tahun publikasi : 09 September 2016
Media & Hak Cipta : Harimediaku
Penulis : Hari Susilo
Puisi edisi 1
![]() |
| Hari Susilo | HARIMEDIAKU |
Setiap jumpa menghindarimu
Ingin menduakanmu
Dan Mencampakanmu
Padahal dulu
Aku sangat menyayangimu
Sampai ku mengejar-ngejar dirimu
Untuk menerima cintaku
Sekarang aku baru sadar
Bahwa perbuatanku
Tlah menyakiti hatimu
Dan mencederai batinmu
Sekarang kau ada dimana
Ku akan mencarimu
Sampai ku menemukanmu
Untuk mengatakan iam sorry and i love you
Tahun penulisan : 22 Maret 2010
Tahun publikasi : 09 September 2016
Media & Hak Cipta : Harimediaku
Penulis : Hari Susilo
Ulasan : Puisi ini saya ciptakan ketika duduk dibangku Sekolah Menengah Pertama kelas 9. Mulai dari puisi inilah jiwa saya tergugah untuk terjun didunia sastra, kurang lebih 1 bulan saya dipercaya dalam berbagai kesempatan untuk menjadi MC dan menuliskan beberapa puisi untuk perlombaan. Sebenarnya puisi Penyesalan merupakan pengalaman pribadi, dibangku SMP pernah merasakan rasanya jatuh cinta pada seseorang perempuan dan alhamdulillah diterima menjadi cinta sementara meski cuma hitungan minggu. Setelah beberapa bulan dia mulai menghilang dan tidak pernah bertemu sampai detik ini atau sekitar 8 tahun lamanya.
Simak aktifitas terbaru saya di Fanspage
Baca setiap minggunya puisi di Fanspage
Monday, June 27, 2016
LAYANAN INFO PUBLIK MUDIK TAHUN 2016 KABUPATEN PACITAN
Harimediaku- Kurang seminggu menjelang Hari Raya Idul Fitri 2016 masyarakat muslim yang berada diluar tanah kelahiran melakukan mudik/pulang kampung untuk bersilaturahmi dan sungkem kepada orang tua, saudara, dan sesepuh. Mengingat banyaknya pemudik datang ke Kota Pacitan, Polres Pacitan menyediakan pos pos yang tersebar dibeberapa titik arus kendaraan, seperti pantai teleng ria, Pringkuku, arah ponorogo tepatnya di Kecamatan Arjosari, Alun-alun kota, dan objek vital pariwisata. Untuk memudahkan informasi seputar arus balik maupun tempat pariwisata Sat Lantas Polres Pacitan juga menyediakan layanan call center khusus pengguna Telkomsel dengan menghubungi 9119.
![]() |
| sumber dikyasa polres pacitan |
Selalu taati peraturan rambu lalu lintas untuk kepentingan dan keselamatan kita bersama.
"SELALU CEK KONDISI KENDARAAN
ANDA SEBELUM BERKENDARA"
Wednesday, April 13, 2016
DAFTAR PESERTA LOLOS JAMBORE NASIONAL X CIBUBUR JAKARTA 2016 KABUPATEN PACITAN
Pacitan Kota, Hasil seleksi peserta Jamnas tahun 2016 yang diselenggarakan oleh Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Pacitan yang diikuti perwakilan SMP/Sederajat dan SD se-Kabupaten Pacitan sebanyak 30 peserta yang dinyatakan lolos seleksi dan berhak berangkat ke Jakarta mewakili Kabupaten Pacitan. Berikut Daftar peserta yang lolos dari masing-masing perwakilan Gudep.
REGU PUTRA
1 BAMBANG SETIAWAN - MTs N PUNUNG
2 YURICHO TITUS VW - SMPN 1 ARJOSARI
3 IRKHAS NUR H - SMPN 1 PACITAN
4 ANDRI YOGA P - SMPN 1 KEBONAGUNG
5 IBNU FATHURRAHMAN - SMPN 1 PUNUNG
6 RIAN AGENG PRASETYO - SMPN 1 PRINGKUKU
7 AJI PRIYASTOMO - SMPN 1 NAWANGAN
8 FRENGKY SEPTIAN - SMPN 2 KEBONAGUNG
9 KELVIN FERDIAN R - SMPN 1 SUDIMORO
10 HENDRA WIJAYA - SMPN 2 DONOROJO
11 ILHAM WINDU ADI P - SMPN 2 NAWANGAN
12 NAJIN NOER F - SMPN 1 DONOROJO
13 AZIZ W - SMPN 2 PACITAN
14 ALVINO E - SMPN 1 NGADIROJO
15 ANJAS KURNIAWAN - SMPN 1 TULAKAN
16 RESTU S - SMPN 2 TEGALOMBO
REGU PUTRI
1 ALSYA NURNABILLA T - MTs N PUNUNG
2 YUNITA SENJA PRATIWI - SMPN 1 PUNUNG
3 UMI NURHAYATI - SMPN 2 KEBONAGUNG
4 MEGA PUTRI AULIA - SMPN 1 PACITAN
5 AISYAH INDIKA D.R - SMPN 1 PACITAN
6 ARINI LILIN B - SMPN 1 PRINGKUKU
7 TITIS NOVIA RIRIANTI - SMPN 1 ARJOSARI
8 ANISA ROSITA P - SMPN 2 PACITAN
9 DYAH SURWYA W - SMPN 2 TULAKAN
10 TSAMARA DZAKIA D.U - SDN PACITAN
11 FAIRUZZIAH MARTADISASTRA - SMPN 1 KEBONAGUNG
12 DICHA VIANGGUN R - SMPN 1 NAWANGAN
13 WAHYU PUTRI P - MTs M 08 KASIHAN
14 PATMILA DIAN P - SMPN 2 DONOROJO
15 NAIS SAFITRI - SMPN 3 ARJOSARI
16 DHEA ARUM PRADITA SMPN 3 TULAKAN
Presentase dari perwakilan Kecamatan
Kecamatan Kota Pacitan : 6 orang
Kecamatan Arjosari : 3 orang
Kecamatan Tegalombo : 2 orang
Kecamatan Nawangan : 3 orang
Kecamatan Kebonagung : 4 orang
Kecamatan Tulakan : 3 orang
Kecamatan Sudimoro : 1 orang
Kecamatan Ngadirojo : 1 orang
Kecamatan Pringkuku : 2 orang
Kecamatan Punung : 4 orang
Kecamatan Donorojo : 3 orang
Jumlah keseluruhan peserta 32 orang
Bisa dijabarkan nama sekolah yang lolos mewakili Kabupaten Pacitan
Kecamatan Kota Pacitan
SMPN 1 Pacitan : 1 putra 2 putri = 3 orang
SMPN 2 Pacitan : 1 putra 1 putri = 2 orang
SDN Pacitan : 1 putri = 1 orang
Jumlah peserta dari Kecamatan Pacitan berjumlah 6 orang, 2 putra 4 putri
Kecamatan Arjosari
SMPN 1 Arjosari : 1 purtra 1 putri = 2 orang
SMPN 3 Arjosari : 1 putri = 1 orang
Jumlah peserta dari Kecamatan Arjosari berjumlah 3 orang, 1 putra 2 putri
Kecamatan Tegalombo
SMPN 2 Tegalombo : 1 putra = 1 orang
MTS M 08 Kasihan : 1 putri = 1 orang
Jumlah peserta dari Kecamatan Tegalombo berjumlah 2 orang, 1 putra 1 putri
Kecamatan Nawangan
SMPN 1 Nawangan : 1 putra 1 putri = 2 orang
SMPN 2 Nawangan : 1 putra = 1 orang
Jumlah peserta dari Kecamatan Nawangan berjumlah 3 orang, 2 putra 1 putri
Kecamatan Kebonagung
SMPN 1 Kebonagung : 1 putra 1 putri = 2 orang
SMPN 2 Kebonagung : 1 putra 1 putri = 2 orang
Jumlah peserta dari Kecamatan Kebonagung berjumlah 4 orang, 2 putra 2 putri
Kecamatan Tulakan
SMPN 1 Tulakan : 1 putra = 1 orang
SMPN 2 Tulakan : 1 putri = 1 orang
SMPN 3 Tulakan : 1 putri = 1 orang
Jumlah peserta dari Kecamatan Tulakan berjumlah 3 orang, 1 putra 2 putri
Kecamatan Sudimoro
SMPN 1 Sudimoro : 1 putra = 1 orang
Jumlah peserta dari Kecamatan Sudimoro berjumlah 1 orang, 1 putra
Kecamatan Ngadirojo
SMPN 1 Donorjo : 1 putra = 1 orang
Kecamatan Pringkuku
SMPN 1 Pringkuku : 1 putra 1 putri = 2 orang
Jumlah peserta dari Kecamatan Pringkuku berjumlah 2 orang, 1 putra 1 putri
Kecamatan Punung
MTSN Punung : 1 putra 1 putri = 2 orang
SMPN 1 Punung : 1 putra 1 putri = 2 orang
Jumlah peserta dari Kecamatan Punung berjumlah 4 orang, 2 putra 2 putri
Kecamatan Donorojo
SMPN 1 Donorojo : 1 putra = 1 orang
SMPN 2 Donorojo : 1 putra 1 putri = 2 orang
Jumlah peserta dari Kecamatan Donorojo berjumlah 3 orang, 1 putra 2 putri
Jumlah peserta lolos per Kecamatan
1. Kecamatan Pacitan = 6 orang
2. Kecamatan Kebonagung = 4 orang
3. Kecamatan Punung = 4 orang
4. Kecamatan Arjosari = 3 orang
5. Kecamatan Donorojo = 3 orang
6. Kecamatan Nawangan = 3 orang
7. Kecamatan Tulakan = 3 orang
8. Kecamatan Pringkuku = 2 orang
9. Kecamatan Tegalombo = 2 orang
10. Kecamatan Sudimoro = 1 orang
11. Kecamatan Ngadirojo = 1 orang
(Sumver : Diolah dari berbagai media)
Selamat untuk adek-adek yang dinyatakan lolos dan mewakili kota 1001 goa di acara Jambore Nasional X Cibubur Jakarta 2016. Berikan yang terbaik untuk tanah kelahiran kalian dan jaga nama baik.
Berikut agenda Jamnas X tahun 2016
Terima kasih dan sampai jumpa!!!
PASANG IKLAN ANDA DIMEDIA KAMI, KARENA MEDIA KAMI LEBIH MENGERTI
CONTACT PERSON 087758483285
REGU PUTRA
1 BAMBANG SETIAWAN - MTs N PUNUNG
2 YURICHO TITUS VW - SMPN 1 ARJOSARI
3 IRKHAS NUR H - SMPN 1 PACITAN
4 ANDRI YOGA P - SMPN 1 KEBONAGUNG
5 IBNU FATHURRAHMAN - SMPN 1 PUNUNG
6 RIAN AGENG PRASETYO - SMPN 1 PRINGKUKU
7 AJI PRIYASTOMO - SMPN 1 NAWANGAN
8 FRENGKY SEPTIAN - SMPN 2 KEBONAGUNG
9 KELVIN FERDIAN R - SMPN 1 SUDIMORO
10 HENDRA WIJAYA - SMPN 2 DONOROJO
11 ILHAM WINDU ADI P - SMPN 2 NAWANGAN
12 NAJIN NOER F - SMPN 1 DONOROJO
13 AZIZ W - SMPN 2 PACITAN
14 ALVINO E - SMPN 1 NGADIROJO
15 ANJAS KURNIAWAN - SMPN 1 TULAKAN
16 RESTU S - SMPN 2 TEGALOMBO
REGU PUTRI
1 ALSYA NURNABILLA T - MTs N PUNUNG
2 YUNITA SENJA PRATIWI - SMPN 1 PUNUNG
3 UMI NURHAYATI - SMPN 2 KEBONAGUNG
4 MEGA PUTRI AULIA - SMPN 1 PACITAN
5 AISYAH INDIKA D.R - SMPN 1 PACITAN
6 ARINI LILIN B - SMPN 1 PRINGKUKU
7 TITIS NOVIA RIRIANTI - SMPN 1 ARJOSARI
8 ANISA ROSITA P - SMPN 2 PACITAN
9 DYAH SURWYA W - SMPN 2 TULAKAN
10 TSAMARA DZAKIA D.U - SDN PACITAN
11 FAIRUZZIAH MARTADISASTRA - SMPN 1 KEBONAGUNG
12 DICHA VIANGGUN R - SMPN 1 NAWANGAN
13 WAHYU PUTRI P - MTs M 08 KASIHAN
14 PATMILA DIAN P - SMPN 2 DONOROJO
15 NAIS SAFITRI - SMPN 3 ARJOSARI
16 DHEA ARUM PRADITA SMPN 3 TULAKAN
Presentase dari perwakilan Kecamatan
Kecamatan Kota Pacitan : 6 orang
Kecamatan Arjosari : 3 orang
Kecamatan Tegalombo : 2 orang
Kecamatan Nawangan : 3 orang
Kecamatan Kebonagung : 4 orang
Kecamatan Tulakan : 3 orang
Kecamatan Sudimoro : 1 orang
Kecamatan Ngadirojo : 1 orang
Kecamatan Pringkuku : 2 orang
Kecamatan Punung : 4 orang
Kecamatan Donorojo : 3 orang
Jumlah keseluruhan peserta 32 orang
Bisa dijabarkan nama sekolah yang lolos mewakili Kabupaten Pacitan
Kecamatan Kota Pacitan
SMPN 1 Pacitan : 1 putra 2 putri = 3 orang
SMPN 2 Pacitan : 1 putra 1 putri = 2 orang
SDN Pacitan : 1 putri = 1 orang
Jumlah peserta dari Kecamatan Pacitan berjumlah 6 orang, 2 putra 4 putri
Kecamatan Arjosari
SMPN 1 Arjosari : 1 purtra 1 putri = 2 orang
SMPN 3 Arjosari : 1 putri = 1 orang
Jumlah peserta dari Kecamatan Arjosari berjumlah 3 orang, 1 putra 2 putri
Kecamatan Tegalombo
SMPN 2 Tegalombo : 1 putra = 1 orang
MTS M 08 Kasihan : 1 putri = 1 orang
Jumlah peserta dari Kecamatan Tegalombo berjumlah 2 orang, 1 putra 1 putri
Kecamatan Nawangan
SMPN 1 Nawangan : 1 putra 1 putri = 2 orang
SMPN 2 Nawangan : 1 putra = 1 orang
Jumlah peserta dari Kecamatan Nawangan berjumlah 3 orang, 2 putra 1 putri
Kecamatan Kebonagung
SMPN 1 Kebonagung : 1 putra 1 putri = 2 orang
SMPN 2 Kebonagung : 1 putra 1 putri = 2 orang
Jumlah peserta dari Kecamatan Kebonagung berjumlah 4 orang, 2 putra 2 putri
Kecamatan Tulakan
SMPN 1 Tulakan : 1 putra = 1 orang
SMPN 2 Tulakan : 1 putri = 1 orang
SMPN 3 Tulakan : 1 putri = 1 orang
Jumlah peserta dari Kecamatan Tulakan berjumlah 3 orang, 1 putra 2 putri
Kecamatan Sudimoro
SMPN 1 Sudimoro : 1 putra = 1 orang
Jumlah peserta dari Kecamatan Sudimoro berjumlah 1 orang, 1 putra
Kecamatan Ngadirojo
SMPN 1 Donorjo : 1 putra = 1 orang
Kecamatan Pringkuku
SMPN 1 Pringkuku : 1 putra 1 putri = 2 orang
Jumlah peserta dari Kecamatan Pringkuku berjumlah 2 orang, 1 putra 1 putri
Kecamatan Punung
MTSN Punung : 1 putra 1 putri = 2 orang
SMPN 1 Punung : 1 putra 1 putri = 2 orang
Jumlah peserta dari Kecamatan Punung berjumlah 4 orang, 2 putra 2 putri
Kecamatan Donorojo
SMPN 1 Donorojo : 1 putra = 1 orang
SMPN 2 Donorojo : 1 putra 1 putri = 2 orang
Jumlah peserta dari Kecamatan Donorojo berjumlah 3 orang, 1 putra 2 putri
Jumlah peserta lolos per Kecamatan
1. Kecamatan Pacitan = 6 orang
2. Kecamatan Kebonagung = 4 orang
3. Kecamatan Punung = 4 orang
4. Kecamatan Arjosari = 3 orang
5. Kecamatan Donorojo = 3 orang
6. Kecamatan Nawangan = 3 orang
7. Kecamatan Tulakan = 3 orang
8. Kecamatan Pringkuku = 2 orang
9. Kecamatan Tegalombo = 2 orang
10. Kecamatan Sudimoro = 1 orang
11. Kecamatan Ngadirojo = 1 orang
(Sumver : Diolah dari berbagai media)
Selamat untuk adek-adek yang dinyatakan lolos dan mewakili kota 1001 goa di acara Jambore Nasional X Cibubur Jakarta 2016. Berikan yang terbaik untuk tanah kelahiran kalian dan jaga nama baik.
Berikut agenda Jamnas X tahun 2016
Terima kasih dan sampai jumpa!!!
PASANG IKLAN ANDA DIMEDIA KAMI, KARENA MEDIA KAMI LEBIH MENGERTI
CONTACT PERSON 087758483285
Monday, January 4, 2016
INFO LOWONGAN PEKERJAAN PART TIME DAN FULL TIME AREA SLEMAN DAN YOGYAKARTA SEKITARNYA
![]() | |||
| HARIMEDIA INDONESIA GROUP NEW YEAR 2016 |
Game Online area Yogyakarta yang bernama 1st net, 2nd net, 3rd net, 4th net, 5th net.Dalam bulan ini kami membuka LOWONGAN PEKERJAAN untuk masyarakat Yogyakarta dan sekitarnya untuk bergabung dengan kami. Untuk mahasiswa/mahasisiwi yang ingin bekerja di tempat kami, silahkan kirim CV anda ke tempat kami.
Berikut persyaratannya.
DIBUTUHKAN OPERATOR GAME NET
KUALIFIKASI
1. PRIA/WANITA MAX 25 TAHUN
2. DAPAT MENGOPERASIKAN KOMPUTER
3. BERSEDIA DITEMPATKAN DIMANA SAJA
4. DAPAT BEKERJA SHIFT & TEAM WORK
5. PENDIDIKAN MINIMAL SMA
KIRIM CV KE GAME NET TERDEKAT
1ST NET : JALAN KALIURAN KM 5.5 SLEMAN YOGYAKARTA
2ND NET : JALAN KALIRANG KM 5.2 SLEMAN YOGYAKARTA
3RD NET : JALAN KENARI, RUKO DEMANGAN BARUSLEMAN YOGYAKARTA
4TH NET : JALAN KENARI, RUKO DEMANGAN BARU SLEMAN YOGYAKARTA
5TH NET : JALAN GODEAN KM 4 NO 19 G KAJOR SLEMAN YOGYAKARTA
CP : 08821 6463 851
LAMARAN DIKIRIM PALING LAMBAT TANGGAL 31 JANUARI 2016
Subscribe to:
Posts (Atom)

















